• SMK NEGERI 1 GUNEM
  • Unggul dalam Prestasi, Terampil dalam Aksi, Berkarakter dan Berbudaya

Kita harus tetap damai

 

MENGURAI POLA KERUSUHAN BELAJAR DARI 1998

 

Kelompok provokator menggunakan komunikasi yang terencana untuk memberi arahan, bergerak ke lokasi tertentu, dan membawa peralatan. Setelah choos tercipta, mereka cepat mundur, meninggalkan massa yang sudah terbawa emosi. Koordinasi ini membuat kerusuhan berjalan sesuai rencana.

Hadirnya kelompok kecil provokator yang secara sengaja mengarahkan massa. Mereka mulai dari puluhan orang, lalu sepanjang jalan mengajak orang lain ikut sampai jumlahnya makin banyak.

 

Media menyorot kekacauan secara selektif. Liputan yang bias memperkuat kesan anarki dan meningkatkan ketakutan publik.

 

Provokator mulai bikin keributan dengan melempar, membakar, atau merusak. Tindakan mereka bikin massa lain ikut terbawa emosi, sehingga chaos cepat meluas. Semua ini sengaja dilakukan di tempat-tempat strategis biar kerusuhan kelihatan besar dan susah dikendalikan.

 

Seiring kerusuhan meluas, ketegangan masyarakat meningkat dan situasi terlihat seolah darurat. Kondisi ini memberi justifikasi bagi pihak berwenang untuk mengambil langkah ekstrem, menuju status darurat militer atau Staat van Oorlog en Beleg (S.O.B.).

 

Militer turun tangan untuk mengembalikan ketertiban. Kehadiran mereka memperluas kekuasaan militer, sementara hak-hak sipil masyarakat bisa dibatasi sebagai bagian dari penegakan kontrol.

Sumber: (postingan di Facebook)

Melihat pola diatas suasana dimasyarakat kita hari ini layak untuk kita waspadai, pada awal demontrasi menolak tunjangan DPR yang dinilai memberatkan rakyat sebab berimbas pada kenaikan pajak yang harus ditanggung oleh rakyat. Pada tanggal 25 agustus 2025 mahasiswa mulai menyuarakan protes didepan gedung DPR masih berjalan kondusif, disambung aksi buruh dan pekerja di tanggal 28 agustus dan menimbulkan korban jiwa seorang pengemudi OJOL yang dilindas oleh mobil barakuda BRIMOB, hal inilah yang memancing protes diberbagai daerah dari segala lapisan masyarakat. Demontrasi yang awalnya berlangsung tertib berubah menjadi kerusuhan yang dan pembakaran fasilitas publik sebagai pelampiasan kekecewaan masyarakat, tak hanya itu saja dibeberapa daerah semisal di Purwodadi beberapa siswa SMK tertangkap polisi dan menjadi bagian aksi masa yang awalnya ikut-ikutan justru mencerumuskan mereka pada tindakan kriminal. Hal inilah yang menjadikan keprihatinan usia dimana mereka harus belajar disekolah justru terlibat dalam aksi yang tak dimengerti apa tujuan yang sebenarnya. Anak usia smk masih labil emosinya hal ini merupakan peluang besar untuk dihasud dan melakukan perusakan dan penjarahan, sekolah bergerak cepat dengan melakukan himbauan agar anak-anak tidak ikut serta dalam aksi masa, dengan bekerja sama dengan orang tua untuk memantau aktifitas anak dirumah dan memastikan anak sudah dirumah pada malam hari. 

Tak ada yang ingin negara ini kacau balau dan mejuju kehancuran mengabaikan gerakan masa yang mulai tak jelas agendanya menjadi salah satu langkah awal mengembalikan kondusifitas, membangun kerukunan dengan lingkungan sekitar dan saling menjaga merupakan usaha yang mesti dimulai dari lingkungan sekitar. Doa dan usaha menjaga kedamaian marilah kita upayakan untuk kedamaian indonesia, teruntuk martir kerusahan semoga tuhan menerima amal baiknya dan mengampuni segala kesalahannya.

 

 

Komentar

Tetaplah waras dalam membaca situasi

Demo udah serusuh ini sebenernya polisi ga salah pendemo juga gasalah yang salah itu aku kenapa aku bisa mikir kalo dia bakal balik lagi ke aku

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Harmoni Kartini: Lomba Paduan Suara SMK N 1 Gunem Menjunjung Tinggi Integritas

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, SMK Negeri 1 Gunem menyelenggarakan lomba paduan suara pada tanggal 27 April 2026. Kegiatan ini berlangsung meriah di lingkungan sekolah dengan d

05/05/2026 10:59 - Oleh Osis - Dilihat 164 kali
Semarak Hari Kartini: OSIS SMK Negeri 1 Gunem Siapkan Lomba Fashion Show Berbasis Integritas

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMK Negeri 1 Gunem mengadakan lomba Fashion Show yang akan diselenggarakan pada tanggal 28 April 2026. Kegi

05/05/2026 10:58 - Oleh Osis - Dilihat 194 kali
Menjunjung Integritas, Merayakan Kartini: Fashion Show SMK Negeri 1 Gunem 2026

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, SMK Negeri 1 Gunem menggelar kegiatan lomba Fashion Show pada Selasa, 28 April 2026. Kegiatan ini berlangsung meriah di lingkungan sekolah dan di

05/05/2026 10:44 - Oleh Osis - Dilihat 140 kali
Rapat Pleno Kelulusan SMK Negeri 1 Gunem Teguhkan Komitmen Sebagai Sekolah Berintegritas

SMK Negeri 1 Gunem kembali menunjukkan komitmennya sebagai Sekolah Berintegritas (SBI) melalui pelaksanaan Rapat Pleno Kelulusan Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar pada Senin, 4 Mei

05/05/2026 05:42 - Oleh Administrator - Dilihat 175 kali
Peringatan Hardiknas dan Sosialisasi Sekolah Berintegritas di SMK Negeri 1 Gunem

Gunem, 2 Mei 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), SMK Negeri 1 Gunem menyelenggarakan upacara bendera yang dirangkai dengan kegiatan sosialisasi

03/05/2026 21:19 - Oleh Administrator - Dilihat 169 kali